Adat Istiadat Indonesia

Adat istiadat indonesia

Indonesia adalah negara budaya. Dengan keanekaragaman budaya dari setiap daerah, tidak heran jika negara ini juga mempunyai beragam adat istiadat yang masih dilestarikan hingga saat ini. Adat istiadat dilakukan sesuai dengan kebiasaan masyarakat sekitar, dan dari sinilah kekayaan budaya Indonesia semakin terasa.
Setiap suku mempunyai adat dan tradisi yang berbeda. Sebagai contoh, tradisi masyarakat Jawa berbeda dengan tradisi masyarakat Bali, bahkan Papua. Ada baiknya Anda mengenal berbagai tradisi dan adat yang dimiliki oleh berbagai suku di Indonesia agar tradisi tersebut tidak mudah diklaim sebagai budaya negara lain.

PENGERTIAN ADAT ISTIADAT

Secara umum, adat istiadat merupakan sikap serta kelakuan seseorang yang telah diikuti oleh orang lain dalam suatu jangka waktu yang cukup lama. Adat istiadat idealnya mampu mencerminkan jiwa dan kepribadian suatu masyarakat. Pengertian ini masih sangat luas sehingga masih harus didefinisikan secara lebih spesifik.
Selain pengertian tersebut, ada pula beberapa pengertian adat istiadat menurut para ahli. Berikut ini adalah pendapat beberapa ahli mengenai pengertian adat istiadat.

adat istiadat indonesia
sumber gambar:www.kominfo.go.id

Contoh-Contoh Adat Istiadat dari Berbagai Daerah di Indonesia

Adat istiadat adalah bentuk budaya yang mewakili norma, nilai, tradisi, dan kebiasaan bersama dari suatu kelompok atau daerah tertentu. Biasanya, adat istiadat digunakan untuk memandu sikap dan perilaku masyarakat tertentu.

contoh adat istiadat Jawa

1.Sekaten
adat istiadat indonesia
sumber gambar:jatengdaily.com

Upacara ini biasa diselenggarakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad. Setiap tahunnya, sekaten diselenggarakan di Alun-Alun Utara Kraton Yogyakarta dan dihadiri oleh ribuan warga Yogyakarta maupun wisatawan.

Tradisi yang satu ini menjadi daya tarik tersendiri sehingga mengundang banyak wisatawan untuk menyaksikan secara langsung.

Pada momen ini, Keraton akan mengadakan pawai atau iring-iringan gunungan hasil bumi masyarakat sekitar yang diarak oleh abdi dalem serta prajurit Kraton. Adat ini masih dilestarikan hingga saat ini karena merupakan bagian dari kearifan lokal.

Baca juga: makanan daerah jawa timur

2.Kenduren
adat istiadat indonesia
sumber gambar:budaya-indonesia.org

Kenduren adalah sebuah upacara adat yang melibatkan doa bersama yang dihadiri oleh tetangga dan dipimpin oleh seorang tokoh agama.

Tujuan dari kenduren ini adalah untuk memohon keselamatan atau mengirimkan doa kepada leluhur yang telah meninggal dunia.

Selama kenduren, tuan rumah akan menyediakan hidangan makanan, termasuk nasi tumpeng, nasi golong, ingkung ayam, sayuran, dan hidangan lainnya.

Setelah selesai berdoa bersama, peserta kenduren akan duduk bersama dan menikmati hidangan yang disajikan.

3.Padusan
adat istiadat indonesia
sumber gambar:www.indonesia.go.id

Padusan merupakan tradisi Jawa dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan yang mempunyai makna menyucikan jiwa dan raga saat memasuki Bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Tradisi tahunan ini terus dilaksanakan di Kabupaten Klaten sebagai wujud pelestarian budaya Jawa.

Sebagaimana tradisi-tradisi khas Jawa lain untuk menyambut bulan puasa, Padusan juga bertujuan supaya ketika Ramadan datang, kita bisa menjalani ibadah dalam keadaan suci secara lahir maupun batin. Tetapi pada perkembangannya, Padusan mengalami perubahan mendasar dalam pelaksanaannya.

Filosofi Padusan

Padusan memiliki makna yang sangat dalam. Ritual Padusan ini menjadi medium untuk merenung dan melakukan introspeksi diri atas berbagai kesalahan di masa lalu. Oleh karena itu, semestinya ritual ini dilakukan seorang diri di tempat yang sepi.

Dalam keheningan, diharapkan muncul kesadaran diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang. Dalam kondisi itulah, diharapkan akan hadir kesadaran serta keyakinan seseorang untuk melangkah mantap menyambut bulan suci Ramadan sebagai sosok yang lebih baik.

Berubah Makna

Kini, ritual Padusan telah bergeser maknanya. Masyarakat lebih mengenal Padusan sebagai aktivitas mandi dan keramas yang dilakukan secara bersama-sama di sebuah mata air. Ritual yang dilakukan sehari sebelum bulan Ramadan tiba itu menjadi semacam komoditas pariwisata.

Pergeseran makna ritual Padusan menyebabkan beberapa sumber mata air menjadi objek wisata yang ramai dikunjungi untuk melakukan Padusan. Sebagaimana dikutip dari indonesia.go.id, masyarakat yang terdiri dari perempuan dan laki-laki dengan berbagai rentang usia beramai-ramai melakukan ritual mandi bersama di sejumlah objek wisata mata air.

contoh adat istiadat sumatra

1. Mangongkal Holi – Sumatra Utara
adat istiadat indonesia
sumber gambar;www.merdeka.com

Hingga saat ini, masyarakat Batak masih melestarikan adat Mangongkal Holi. Tradisi ini merupakan sebuah upacara untuk menggali kuburan yang telah lama kemudian mengambil tulang belulang mayat dan memindahkannya ke kuburan baru.

Berdasarkan kepercayaan masyarakat Batak, orang yang sudah meninggal tidaklah benar-benar tiada. Mereka menuju ke suatu proses yang lebih sempurna, yaitu alam yang lebih abadi.

Para arwah juga dapat dengan berkumpul dengan anggota keluarga lain yang telah meninggal. Adat yang telah dilaksanakan secara turun-temurun ini juga terkadang diikuti dengan pembuatan Tugu Marga.

2.Upacara Tabuik – Sumatra Barat
adat istiadat indonesia
sumber gambar:budaya-indonesia.org

Festival Tabuik merupakan salah satu tradisi tahunan di dalam masyarakat Pariaman. Festival ini telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu dan diperkirakan telah ada sejak abad ke-19 masehi. Perhelatan tabuik merupakan bagian dari peringatan hari wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW, yaitu Hussein bin Ali yang jatuh pada tanggal 10 Muharram. Sejarah mencatat, Hussein beserta keluarganya wafat dalam perang di padang Karbala.

Tabuik sendiri diambil dari bahasa arab ‘tabut’ yang bermakna peti kayu. Nama tersebut mengacu pada legenda tentang kemunculan makhluk berwujud kuda bersayap dan berkepala manusia yang disebut buraq. Legenda tersebut mengisahkan bahwa setelah wafatnya sang cucu Nabi, kotak kayu berisi potongan jenazah Hussein diterbangkan ke langit oleh buraq. Berdasarkan legenda inilah, setiap tahun masyarakat Pariaman membuat tiruan dari buraq yang sedang mengusung tabut di punggungnya.

3.Pelepasan Burung – Sumatra Selatan

3 pemikiran pada “Adat Istiadat Indonesia”

Tinggalkan komentar